Tampilkan postingan dengan label Prabowo Subianto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prabowo Subianto. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Maret 2014

Bangkitlah!!!!!

Saya percaya, seribu kambing jika dipimpin oleh seekor harimau akan mengaum semua. Namun seribu harimau jika dipimpin seekor kambing maka akan embeeeek semua.


Sejarah mengajarkan kepada kita: Kualitas kepemimpinan menentukan bangkitnya atau rubuhnya suatu bangsa.


Saat kita merasa khawatir, saat kita diremehkan, adalah saat terbaik bagi kita untuk maju dan menghadapi tantangan di hadapan kita. Agar kita menjadi orang yang lebih kuat, agar kita menjadi orang yang menang.
Sahabat, saat ini dunia mengenal kita sebagai bangsa kacung. Mari kita buktikan kepada dunia, bahwa kita bangsa pemenang. Mari kita buktikan, bangsa kita bukan untuk diinjak-injak, apalagi menjadi kacung bangsa lain.
___________________________________________________PRABOWO SUBIANTO_____________

Peringatan!!!!!

Sahabatku, kalau dulu penjajahan datang dengan fisik secara brutal, kondisi sekarang mungkin lebih sulit. Penjajahan sering tidak terlihat. Tidak membawa tentara, tidak membawa kapal perang - walau di ujungnya ancaman itu selalu ada. Intimidasi, penekanan, dominasi, dan penguasaan bentuknya mungkin lain sekarang. Para penjajah menyogok pejabat-pejabat kita, mempengaruhi para intelektual kita, mengadu domba suku-suku kita dan agama-agama kita ala politik divide et impera.

Ini semua masih terus berlaku. Mereka yang tidak mau belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah, dengan mengulangi kesalahan yang sama yang dilakukan oleh pendahulunya. Kita harus ingat akan hal tersebut. 

Saya selalu ingat adagium yang berbunyi, "kalau orang baik diam semua, yang berkuasa adalah orang orang yang tidak baik". Kita bisa menjadi negara besar. Kuncinya ada di pemerintahan yang bersih, pemimpin-pemimpin yang bersih. Inilah perjuangan kita.
______________________________________________________PRABOWO SUBIANTO____________________