Tampilkan postingan dengan label DPRD KARO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DPRD KARO. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 September 2014

Ketua DPRD Karo Jadi ‘Mafia’ Proyek



*Disinyalir Imbalan Pemakzulan ‘KARO JAMBI’


Ketua DPRD Kab Karo, Efendy Sinukaban beserta sejumlah kroninya diduga jadi ‘mafia’ proyek APBD 2014 di Karo. Hal ini terjadi disebut-sebut sebagai imbalan keberhasilan pemakzulan mantan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur ‘Karo Jambi’ Surbakti melalui proses panjang berbagai ragam tantangan.

Sejumlah sumber di sejumlah kantor Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) di lingkungan Pemkab Karo, Jumat (12/9) kepada Tim SUMBER (sumutberita-red) mengatakan, pasca suksesnya pemakzulan Kena Ukur Surbakti selaku Bupati Karo kini banyak figur-figur yang bermunculan dari gedung wakil rakyat secara vulgar menjadi hal biasa keluar masuk ruangan Dinas pengelola APBD TA 2014.

“Setelah suksesnya pemakzulan, sudah banyak berdatangan orang-orang memasuki ruangan Kepala Dinas ini. Celakanya, sejumlah oknum yang muncul didominasi para wakil rakyat (DPRD) diduga melobi proyek beralasan sebagai imbalan dana pemakzulan yang dilakukan sebelumnya. Hal inilah sedikit membuat ‘goyangnya’ metode konsep penenderan kegiatan (proyek) yang seyogianya terbuka untuk umum,” ucap Tunas Pelawi (42) di Kabanjahe.

Informasi diperoleh, sebagian oknum yang muncul membuat sikap penekanan jika permohonannya tidak dikabulkan, seperti halnya sikap yang ditunjukkan FP dan OS. Sementara konsep penenderan yang telah direncanakan sudah mulai dimatangkan dengan kajian secara riil untuk menentukan pemenang. Ini sengaja dirancang sebagai metode perdana jelang penyambutan pelantikan Presiden RI Jokowidodo dan wapres Jusuf Kalla, yang mana figur Jokowi dikenal sosok jernih dan pro rakyat.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, sejumlah paket proyek di Pemkab Karo disebut-sebut mayoritas telah di flot untuk menandai siapa yang bakal akan memenangkannya. Bahkan, disebutkan untuk jatah proyek sang ‘KETUA’ saja mencapai Rp 120 Milyar dan semuanya telah terkoordinir akibat ‘tekanan’ kepada Bupati Karo.

Hal yang paling fatal lainnya, sistem ini langsung dilakoni oknum ketua DPRD Karo Efendy Sinukaban yang diinformasikan telah menguasai paket proyek hingga puluhan milyar hanya di satu Dinas saja. Seperti di Dinas PUD Karo, sosok Ketua Dewan yang juga dikenal sebagai tokoh agama ini disebut-sebut ‘merampok’ paket proyek raksasa dan kedatangan sang ketua disetiap ruang kerja SKPD erat kaitannya sebagai upaya melobi proyek.

Seperti kehadirannya, Kamis (11/9) di ruangan Kadis PU Candra Tarigan, kedua oknum ini diduga membahas soal paket milik ketua.

Namun, setelah Ketua DPRD keluar dari ruangan, wartawan mencoba konfirmasi kepada Kadis PU. Saat perbincangan terjadi, diduga tidak sadar, secara impropisasi (spontan) Candra mengeluhkan atas paket yang telah kandas ‘dikuasai’ para pendekar pemakzulan Kena Ukur. “Namanya saja disini banyak roti, tapi untuk memotong aja pun tidak diberikan kesempatan,”ujarnya spontan terkesan defresi.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Ketua DPRD Kab Karo Efendy Sinukaban, Jumat (12/9) membantah bahwa dirinya bakal mendapat proyek bernilai puluhan Milyar di Dinas PUD Karo. Disinggung keberadaannya di ruang Kadis PU kemarin, dia mengaku untuk melanjuti usulan-usulan masyarayakat yang sebelumnya tertinggal.

“Saya tidak pernah mencampuri urusan pekerjaan mereka (Dinas PU-red), soal adanya tudingan miring dari orang yang tidak senang dengan saya, itu hak mereka. Sebelumnya juga saya biasa ke kantor PU, kantor Camat maupun kedinas pendidikan. Situasi seperti itu ditanggapi negatif bagi saya biasa saja, kemarin itu saya ke kantor PU melanjuti usulan-usulan masyarakat yang tertinggal dimasa bakti kami yang tidak lama lagi. Hal itu kita sampaikan langsung ke Kadis PU,” kilahnya seakan membela diri.

Amatan wartawan saat Ketua DPRD Karo, Efendy Sinukaban terendus keluar dari ruang kerja Kadis PUD Karo terlihat hanya seorang diri. Namun, Sinukaban berdalih bahwa kehadirannya disejumlah SKPD tanpa disertai anggota dewan lainnya, menurutnya sah-sah saja bagian dari pelaksanaan tugasnya selaku Ketua DPRD. (SB 05)




Sumber: www.sumutberita.com/2014/09/15/ketua-dprd-karo-jadi-mafia-proyek/

Sabtu, 26 Juli 2014

Anggota DPRD Kabupaten Karo 2014 - 2019

Ini Dia 35 Anggota DPRD Kabupaten Karo 2014-2019

KPUD Karo menetapkan 35 Anggota DPRD Karo yang dihasilkan dalam Pemilu 9 April lalu, Selasa (13/5/2014) di Hotel Horison Berastagi. Pada rapat penetapan yang merujuk pada Keputusan KPU Kab Karo nomor 170/SK/KPU Kab .002.434738/V/2014 dan dibacakan secara bergantian.


Inilah perkiraan perolehan kursi masing-masing Parpol dan nama calon terpilih 35 anggota DPRD Karo 2014-2019, yang dibagi dalam 6 Daerah Pemiliahan (Dapil).

Dapem I Meliputi Kec. Kabanjahe (6 kursi), diraih
1. Ferianta Purba SE (Partai Gokar), 
2. Jidin Ginting (Demokrat),
3. Mansur Ginting (PKPI),
4. Freddy Rico Gurning (Partai Hanura), 
5. Effendi Sinukaban SE (PDIP) dan 
6. Edi Wijaya (Partai Gerindra). 

Dapem II meliputi Kecamatan Berastagi, Simpangempat, Namanteran dan Merdeka (8 kursi), yaitu 
1. Nora Else (Partai Demokrat), 
2. Martin Luter Sinulingga (PDIP), 
3. Jun Adi Bangun (Partai Golkar),
4. Sukamto (PAN), 
5. Jon Karya Sukatendel (PKPI),
6. Thomas Ginting (Partai Gerindra),
7. Herti Delima (Partai Hanura)
8. Wasit Ginting (Partai Demokrat)

Dapem III Meliputi Kecamatan Merek, Tigapanah, Barusjahe dan Dolatrayat (8 kursi), yaitu 1. Eldy Corona (PDIP),
2. Sarijon Bako (PKPI), 
3. Firman Sitepu (Partai Golkar), 
4. Ingan Amin Barus (Partai Gerindra), 
5. Prasetia (Partai Demokrat), 
6. Jaman Sembiring (Partai Nasdem), 
7. Abdi Depari (PAN) dan 
8. Perdata Ginting (Partai Hanura). 

Dapem IV Meliputi Kecamatan Laubaleng, Mardinding, Tigabinanga dan Juhar(7 kursi):
1. Iriani (PDIP), 
2. Eva Andriani Matondang (Partai Hanura), 
3. Junita Sembiring (Partai Gerindra),
4. Amri Tarigan (Partai Golkar),
5. M.Rapi Ginting (PAN)
6. Raja Urung Tarigan (Partai Demokrat),
7. Rolly Bernant (PDI-P) 

Dapem V meliputi Kecamatan Kutabuluh, Payung dan Tiganderket. (6 kursi), yaitu 
1. Lusia Br Sukatendel (PDIP),
2. Inolia Br Ginting (Partai Gerindra),
3. Frans Dante Ginting (Partai Golkar), 
4. Onasis Sitepu (PKPI),
5. Moni Pandia (Partai Demokrat) dan 
6. D.Edi Eka suranta (Partai Gerindra)




Sumber: dari berbagai sumber

Kamis, 24 Juli 2014

Agar Plt Bupati Karo Didefinitifkan DPRD Didesak Gelar Rapat Paripurna

Berbagai elemen masyarakat Karo mendesak dan berharap agar DPRD Karo segera menggelar sidang paripurna, agar Plt Bupati Karo,Terkelin Berahmana SH menjadi bupati definitif. Harapan itu disampaikan Koordinator LSM Aliansi Indonesia yang bergerak dalam Penelitian Aset Negara (BPAN), Syafii Siregar SH di Kabanjahe, Selasa (22/7). “Kita berharap DPRD Karo segera menggelar paripurna pendefinitifan Plt Bupati, agar ada kepastian pemegang kendali pemerintahan di Tanah Karo ini. Kalau hanya pelaksana tugas, Terkelin tidak punya wewenang penuh dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal ini jelas merugikan masyarakat Karo, apalagi selama pemerintahan Karo Jambi masyarakat tidak merasakan pembangunan apapun. Jadi kita harapkan di era pemerintahan Terkelin semoga ada perubahan di Tanah Karo. Untuk itulah DPRD Karo diharapkan mengakomodir harapan rakyat tersebut,” ujar Siregar.

Harapan yang sama juga di lontarkan seorang warga Karo bermarga Barus. “Kami masyarakat ini mau melihat perubahan yang lebih baik di Tanah Karo ini. Kita sama-sama tahu bagaimana rendahnya kwalitas pendidikan, HIV/AIDS merajalela, maraknya pupuk palsu, penanganan korban erupsi Sinabung dan banyak lagi permasalahan di Tanah Karo ini. Jadi kami rakyat kecil ini sangat berharap kepada bapak Terkelin Berahmana bisa membenahinya agar Karo lebih baik lagi, semoga DPRD Karo bisa memahami hati rakyatnya,” kata Barus penuh semangat.

Sementara itu, pimpinan DPRD Karo tidak satu orang pun bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. Begitu juga Edi Ulina Ginting selaku Ketua Komisi B yang membidangi pemerintahan, tidak mengangkat telepon selulernya saat dihubungi kru koran ini, meski sudah berkali-kali di hubungi.




Sumber: http://jurnalasia.com/